Dalam bahasa jawa, NDOK berarti TELUR. Nama ini dipilih oleh 4 remaja Adhitya [Ade - Vokal], Prayitno Wibowo [Boy - Bass], Anton [Drum] dan Heru [Gitar]. Di tangan empat anak muda asal Jakarta ini, telur itu menetaskan sebuah kreativitas musik lewat album yang menawarkan konsep musik Brit-Pop. Mereka memilih nama Ndok, biar mudah diingat. Selain itu, biasanya telur menjadi makanan yang istimewa atau spesial. Lewat album pertama yang juga berjudul `Ndok` dengan hits `Hanya Waktu`, NDOK yang didirikan pada Agustus 1996 ini menyuguhkan musik dan lirik yang mudah dicerna. Mereka mencoba menitik beratkan pada ke-khasan vokal, sound serta teknik - teknik permainan instrumen.
Namun seiring berjalan nya waktu... NDOK yang sekarang merubah warna musik di Indonesia menjadi lebih dewasa. Akhirnya pada tahun 2010 NDOK merubah identitas mereka menjadi NDOKS dengan masuknya personel baru RULLY (Guitar).
Personel NDOKS yang terbaru adalah : ADHE (Vocal), RULLY (Guitar), HERU (Guitar), PRAY (Bass) dan ANTON (Drums) menyuguhkan warna musik Rock yg lebih dewasa Dengan gaya bermusik yang lebih berkonsep, matang, individualitas yang mendukung grup, karakter music dan sound Rock era ‘80 - ’90an yang lebih berbobot dan modern dengan aransemen musik yang lebih kaya tapi tetap mudah didengan dan dicerna.
Salam Musik Indonesia...!!!
NdokS

